Chelsea Lovers

Berdiri: 1905

Alamat: Stamford Bridge, London SW6 1HS England

Telepon: 0870 300 1212

Faksimile: 020 7381 4831

Surat Elektronik: fitc@chelseafc.com

Laman Resmi: http://www.chelseafc.com

Ketua: Bruce Buck

Direktur: Ron Gourlay & Eugene Tenenbaum

Stadion: Stamford Bridge

Sejarah

Sukses Chelsea diraih melalui jalan panjang. Sejak didirikan pada 1905 di sebuah pub bernama The Rising Sun, Blues baru menikmati sukses sebagai klub pada pertengahan 1950-an. Tak tanggung-tanggung, gelar pertama yang digaet adalah gelar liga yang sangat bergengsi. Saat itu, Chelsea ditangani manajer Ted Drake.

Setelahnya, Chelsea mengalami pasang surut. Rencana pembenahan Stamford Bridge malah membuat kondisi finansial klub terancam. Tingkah laku hooligan malah memperparah suasana. Pada 1982, Chelsea diselamatkan Ken Bates yang membeli kepemilikan klub seharga £1 saja.

Periode sukses berikutnya pun muncul. Tidak sepenuhnya, tapi era kepemilikan Bates membuka pintu bagi periode Roman Abramovich hingga saat ini. Di bawah penanganan Bates, wajah Chelsea berubah dari klub tradisional menjadi klub kosmopolitan. Chelsea tak segan mengucurkan dana besar untuk mendatangkan sederetan pemain ternama. Glenn Hoddle, Dennis Wise, Ruud Gullit, Gianluca Vialli, atau Roberto di Matteo, adalah serangkaian nama yang mengawali era kosmopolitan Chelsea. Setelah dibeli Abramovic, wajah Chelsea pun tak lagi sama. Bahkan mungkin sangat jauh dari bayangan para pendirinya di The Rising Sun lebih dari satu abad silam.

Tahun Pertama Masuk Divisi Teratas:
1907/08

Jumlah Musim Di Divisi Teratas:
75

Nama Stadion: Stamford Bridge (42.055 penonton)

Tiga Pemain Bintang:
John Terry
Berkat bujukan Carlo Ancelotti, kapten Chelsea ini tetap bertahan di Stamford Bridge. Alasan Terry untuk mencicipi tantangan baru bersama klub lain harus dipandang sebagai ungkapan protes atas prestasi Chelsea yang belum membuahkan hasil manis sejak dua kali beruntun menjuarai Liga Primer ketika ditangani Jose Mourinho. Agak ironis, karena peluang meraih kejayaan Eropa saat tampil di final Liga Champions 2007/08 dimusnahkan Terry, yang terpeleset saat menendang eksekusi penalti penentuan. Apapun, Terry masih pemain andalan Chelsea dan bersama Ancelotti yang kenyang pengalaman, sang kapten berpeluang besar mewujudkan ambisinya musim ini.

Frank Lampard
Lampard menikmati salah satu musim terbaiknya musim lalu. Peran Lampard begitu dominan di lini tengah Chelsea musim lalu; pandai memberikan umpan akurat, kerap membantu serangan tim, dan lihai mencetak gol dari lini kedua. Sepertinya tinggal nasib baik yang dibutuhkan Lampard untuk meraih gelar juara bersama Chelsea. Siapa tahu, mungkin itu bisa tiba musim ini.

Nicolas Anelka
Sempat melempem saat Chelsea ditangani Avram Grant dan Luiz Felipe Scolari, Anelka kembali menemukan penampilan terbaik Guus Hiddink. Boleh dibilang, Anelka adalah pemain terbaik Chelsea pada paruh kedua musim lalu. Kini, striker asal Prancis ini dituntut langsung tancap gas sejak awal musim agar Chelsea tidak kehilangan awal untuk bersaing di jalur perebutan gelar juara Liga Primer.

 

Nama Pelatih:

André Villas-Boas

Catatan Prestasi

Catatan Prestasi: Tiga kali juara Liga Primer (plus Divisi Satu lama) (1954/55, 2004/05, 2005/06), Juara Divisi Dua (lama) (1983/84, 1988/89), Lima kali juara Piala FA (1969/70, 1996/97, 1999/00, 2006/07, 2008/09), Empat kali juara Piala Liga (1964/65, 1997/98, 2004/05, 2006/07), Empat kali juara Community Shield (1955, 2000, 2005, 2009), Dua kali juara Piala Winners (1970/71, 1997/98), Juara Piala Super Eropa (1998).

Baca juga:

1 Komentar Add your own

  • 1. The_dhyMED  |  20 November 2010 pukul 8:34 am

    i like chelsea…

    ditunggu link baliknya gan.. tx b4

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


%d blogger menyukai ini: